<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/2327759861373637516?origin\x3dhttp://paskib68.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>





hello!

We are PASKIBRA 68, and this is our non-official site. Go ahead and sneak a peak, know more about us, and enjoy.

Posting some comments would be awesome, being a fan of us would be cool. So please, enjoy yourself!

Recent update

Layout by Rana Aulia. © Copyright 2016. All rights reserved.

0 Comments

Tahukah kalian siapa saja yang mengibarkan sang Saka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur no.56 bertahun-tahun yang lalu? Mari kita lihat!



Latief Hendraningrat





Latief Hendraningrat yang bertugas sebagain pengerek bendera sang Saka Merah Putih, adalah seorang prajurit PETA berpangkat sudanco. Beliau lahir di Jakarta pada 15 Februari 1911 dan wafat tanggal 14 maret 1983 di Jakarta saat berumur 72 tahun.


Setelah bergabung dengan TNI karirnya menanjak dan sempat menjadi Rektor IKIP Jakarta. Ia merupakan cucu dari Djojo Dirono, bupati Lamongan yang memerintah pada tahun 1885-1937. Sehingga ia juga memiliki darah dari Ken Arok, Jaka Tingkir dan Mangkunegara I. Selain menjadi pengerek bendera, beliau juga menjadi penanggung jawab keamanan upacara.


Tidak ada yang menunjuk Latief untuk mengibarkan, beliau sendiri yang berinisiatif untuk ikut mengibarkan sang Saka Merah Putih setelah SK Trimurti menolak ikut menigbarkan.


Suhud Sastro Kusumo



Suhud Sastro Kusumo, anggota dari Barisan Pelopor yang kala itu membantu Latief Hendraningrat saat pengibaran. Ia mengambil bendera dan memasangnya di tiang bambu. Suhud yang saat itu berdiri didekat Latief mengenakan celana pendek. Beliau lahir pada tahun 1920 dan meninggal pada tahun 1986. Belakangan ini, ada seseorang yang mengaku-ngaku bahwa ia adalah orang yang bercelana pendek yang ikut mengibarkan bendera bersama Latief.

SK Trimurti




Surastri Karma Trimurti atau yang lebih dikenal dengan nama Trimurti ini adalah seorang wartawan dan salah satu orang yang berperan dalam pengibaran bendera pada 17 Agustus 1945. Trimurti lahir pada tanggal 11 Mei tahun 1912 di Solo dan wafat pada tanggal 20 Mei tahun 2008 di Jakarta karena kerusakan vena. Awalnya Trimurti ditunjukkan untuk ikut mengibarkan bendera, namun beliau menolak karena merasa dirinya tak cukup berjasa untuk ikut mengibarkan bendera Indonesia kala itu. Akhirnya ia hanya membawakan bendera merah putih yang dijahit oleh ibu Fatmawati .


Ditulis oleh Nabila Disya

Labels:

Post a Comment